Apa Sajakah dampak Pencemaran Udara Dalam Skala Makro?

Dalam Skala Regional:

  • Hujan Asam

Dua gas yang dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan serta pembangkit listrik tenaga disel dan batubara yang utama adalah sulfur dioksida (SO2) dan nitrogen dioksida (NO­2). Gas yang dihasilkan tersebut bereaksi dengan oksigen dan uap air di udara membentuk asam. Misalnya, sulfur dioksida dengan oksigen membentuk sulfur trioksida:

2 SO2 + 2 O2 SO3

Sulfur trioksida kemudian bereaksi dengan uap air membentuk asam sulfat:

SO3 + H2O            H2SO4

Uap air yang telah mengandung asam ini menjadi bagian dari awan yang akhirnya turun ke bumi sebagai hujan asam. Hujan asam juga mengakibatkan berkaratnya benda-benda yang terbuat dari logam misalnya jembatan dan rel kereta api, serta rusaknya berbagai bangunan. Selain itu, hujan asam juga dapat menyebabkan menurunnya pH tanah, sungai, dan danau, sehingga mempengaruhi kehidupan organisme tanah dan air, serta kesehatan manusia.

ANIMASI HUJAN ASAM

Dalam Skala Global:

  • Efek Rumah Kaca

Secara alamiah cahaya matahari (radiasi gelombang pendek) yang menyentuh permukaan bumi akan berubah menjadi panas dan menghangatkan bumi. Sebagian dari panas ini akan dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa luar sebagai radiasi infra merah gelombang panjang. Sebagian panas sinar matahari yang dipantulkan itu akan diserap oleh gas-gas di atmosfer yang menyelimuti bumi (disebut gas rumah kaca seperti : uap air, karbon-dioksida/CO2 dan metana ) sehingga panas sinar tersebut terperangkap di atmosfer bumi. Peristiwa ini dikenal dengan Efek Rumah Kaca (ERK) karena peristiwanya sama dengan rumah kaca, dimana panas yang masuk akan terperangkap di dalamnya, tidak dapat menembus ke luar kaca, sehingga dapat menghangatkan seisi rumah kaca tersebut.

ANIMASI EFEK RUMAH KACA

Peristiwa alam ini menyebabkan bumi menjadi hangat dan layak ditempati manusia, karena jika tidak ada Efek Rumah Kaca maka suhu permukaan bumi akan 33 derajat Celcius lebih dingin. Semua kehidupan di Bumi tergantung pada efek rumah kaca ini, karena tanpanya, planet ini akan sangat dingin sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Akan tetapi, bila gas-gas ini semakin berlebih di atmosfer dan berlanjut, akibatnya pemanasan bumi akan berkelebihan dan akan semakin berlanjut !

Siapakah penghasil emisi karbondioksida paling besar?

Negara manakah yang menyumbang Gas Rumah Kaca terbesar? Data terakhir menunjuk pada Amerika Serikat sebagai penyumbang 720 juta ton Gas Rumah Kaca setara karbondioksida—setara dengan 25% emisi total dunia atau 20,5 ton per kapita.

Emisi Gas Rumah Kaca pembangkit listrik di Amerika Serikat saja masih jauh lebih besar bila dibandingkan dengan total jumlah emisi 146 negara (tigaperempat negara di dunia)! Sektor energi menyumbang sepertiga total emisi Gas Rumah Kaca Amerika Serikat. Emisi Gas Rumah Kaca sektor energi Amerika Serikat lebih besar 2X lipat dari emisi Gas Rumah Kaca India. Dan, total emisi Gas Rumah Kaca Amerika Serikat lebih besar 2X lipat emisi Gas Rumah Kaca Cina. Emisi total dari Negara-negara berkembang besar , seperti Korea, Meksiko, Afrika Selatan, Brazil, Indonesia, dan Argentina, tidak melebihi emisi Amerika Serikat.

  • Perubahan Iklim

Meningkatnya suhu bumi dan atmosfer bumi akibat pembakaran fosil (minyak bumi dan batu bara) memberikan dampak terjadinya perubahan iklim. Hal ini terjadi karena panas yang dipantulkan permukaan bumi terhalang CO2 yang berlebihan dan memantul kembali ke bumi.

Perubahan iklim ini dapat mengakibatkan daerah yang jarang hujan akan mendapat curah hujan tinggi, sedangkan daerah lainnya mengalami kekeringan yang hebat. Selain itu, perubahan iklim dapat menyebabkan es di daerah kutub mencair. Jika ini terjadi, maka permukaan air laut meningkat dan beberapa kota pantai akan tenggelam.

 

 

  • Terbentuknya Lubang Ozon

lubang ozon

Lapisan ozon adalah lapisan gas yang menyelimuti bumi pada ketinggian 30 km di atas bumi. Lapisan ozon terdapat pada lapisan atmosfer yang disebut stratosfer. Lapisan ozon ini berfungsi menahan 99% radiasi UV yang dipancarkan matahari. Kerusakan lapisan ozon terutama diseababkan oleh zat CFC. CFC biasanya digunakan sebagai refrigeran.

Refrigeran adalah zat yang mengalir dalam mesin pendingin (refrigerasi) atau mesin pengkondisian udara (AC). Zat ini berfungsi untuk menyerap panas dari benda/media yang didinginkan dan membawanya kemudian membuang panas tersebut ke udara luar.

Tahukah kamu??

Refrigeran itu ada 2 macam lho!

1)      Refrigeran sintetik

Refrigeran sintetik tidak terdapat di alam dan dibuat oleh manusia dari unsur-unsur kimia. Yang termasuk kedalam kelompok refrigeran sintetik adalah:

  1. Refrigeran CFC (chlor-fluor-carbon), Refrigeran ini terdiri dari unsur chlor (Cl), Fluor (F) dan carbon (C). Contoh dari refrigeran ini adalah R-11 (CFC-11), R-12 (CFC-12). Karena tidak mengandung hydrogen, CFC adalah senyawa yang sangat stabil dan tidak mudah bereaksi dengan zat lain meskipun terlepas ke atmosfir. Tapi karena mengandung chlor, CFC merusak ozon di atmosfer (stratosfer) jauh di atas muka bumi. Zat ini memiliki nilai potensi merusak ozon yang tinggi (ozon depletion potensial (ODP)= 1). Pada lapisan atmosfir yang tinggi, ikatan C-Cl akan terputus menghasilkan radikal-radikal bebas klorin. Radikal-radikal inilah yang merusak ozon. Menurut hasil penelitian, satu atom Cl yang terdapat di CFC dapat menguraikan sampai 100.000 senyawa ozon dan bertahan sampai 40-150 tahun di atmosfer.

  2. Refrigeran HCFC (Hydro-Chlor-Fluor-Carbon). Refrigeran ini terdiri dari unsur Hydrogen (H), chlor (Cl), fluor (F) dan carbon (C). Karena mengandung hidrogen, refrigeran ini menjadi kurang stabil jika berada di

    atmosfer, sehingga sebagian besar akan terurai pada lapisan atmosfer bawah dan hanya sedikit yang mencapai lapisan ozon. HCFC-22 hanya memiliki sekitar seperdua puluh dari pengaruh CFC biasa terhadap lapisan ozon. Oleh sebab itu HCFC memiliki ODP yang rendah. Contoh refrigeran ini adalah R-22 (HCFC-22).

  3. Refrigeran HFC (Hydro-Fluoro-Carbon). Refrigeran ini tidak memiliki unsur chlor. Oleh sebab itu refrigeran ini tidak merusak lapisan ozon dan nilai ODP nya sama dengan nol. Contoh dari refrigeran ini adalah R-134a (HFC -134a), R-152a (HFC-152a), R-123 (HFC123).

2)      Refrigeran alami

Refrigeran alami adalah refrigeran yang dapat ditemui di alam, namun demikian masih diperlukan pabrik untuk penambangan dan pemurniannya. Contoh refrigeran alami adalah Hidrocarbon (HC), Carbondioksida (CO2) dan Amonia (NH3). Jenis refrigeran ini tidak mengandung chlor oleh sebab itu refrigeran ini tidak merusak lapisan ozon (ODP=0).

 

 

 

 

Let’s Think (7)!

Perhatikan grafik di bawah ini!

Grafik di bawah ini menunjukkan perkiraan kadar Emisi CO2 hingga tahun 2025.

perkiraan-produksi-co2-hingga-tahun-2025

Keterangan:

Eastern European/Former Soviet Union = Eropa Timur (dahulu Uni Soviet)

Industrialized countries = Negara industri/maju

Developing countries = Negara berkembang

Total world = Bumi secara keseluruhan

Dari grafik tampak bahwa pada tahun 2001 dan diperkirakan hingga tahun 2015, negara Industri mengeluarkan emisi CO2 yang lebih tinggi dibandingkan negara berkembang. Namun, mulai tahun 2015 diperkirakan akan terjadi sebaliknya, dimana negara berkembang menjadi penyumbang emisi CO2 yang lebih tinggi dibandingkan Negara industri. Menurut kamu, apa alasan para ahli memperkirakan demikian?

Quiz!!

Iklan