Menggoda…

Itulah yang ada dalam benakku ketika aku merindukan si amang bakso…eh maksudnya baksonya si amang.. Di siang hari yang lapar, sampai saat ini bakso adalah salah satu makanan favorit. Ditambah sambel,, wuiddihh benar-benar menggoda. Sampai suatu hari pada bln Februari 2011 aku mengalami perjalanan mencari bakso idaman bersama seorang sahabat. Ceritanya hari itu kami pulang seminar di daerah pusat kota Sukabumi.. Kulirik jam,,hmm masih jam ½ 12an..

Kutanya sohibku: “Ceu, siang keneh, makan yuk, tapi enakna dimana?”
Sohib: “urang ngabaso atuh yuk..seger sigana”
Aku: “ Hayu hayu..tapi dimana nyak nu mantepp basona”
Sohib: “Oh aya di sukaraja..”
Aku: “ Oh hayu atuh..kmu apal tempatna?”
Sohib: “iya, ntar lalaunan weh”
Aku: “Oke..yuk capcuss”

Akhirnya kami melaju menuju c amang bakso…Semakin siang, jalanan semakin ramai saja, apalagi di daerah pusat kota..Sebagai pemula, jujur saja aku mulai stress….Liat mobil toronton di belakang,,jantung deg2an..Liat mobil toronton di depan,,jantung juga deg2an. Apalagi kalau depan belakang ada toronton…Ya Allah jantung dudurugdugan… Untungnya aq gak sendiri, ditemani sohib yang selalu menyemangati dan waspada.. Walaupun dia tau track record aq dalam dunia permotoran, tapi dia gak pernah kapok jadi penumpang setiaku.. heu2 Thanks for ur trust ceu..

Akhirnya bisa keluar juga dari hiruk pikuk daerah pusat kota yang banyak mobil raksasanya..Oke perjalanan berlanjut ke belokan menuju daerah Sukaraja,,tempat sang bakso idaman berada….
Aku: “Ceu…”
Sohib:” iya..kunaon?”
Aku terdiam sejenak sambil berkata dalam hati: (Aku baru pertama kali da bawa motor ke daerah sini… biasana dibonceng, atau naek angkot,,,Perasaan gak seramai ini. Tapi giliran bawa motor sendiri, gening rasanya meuni pasuliwer. Gening banyak motor ngebut,,angkot ngebut,,toronton ngebut,,,dan bis ngebut,,,huahuahua….Mana bawa penumpang lagi.. Level stress mulai meningkat…@_@

Rasanya aku ingin memutar balik, tapi boro2 muter di kawasan padat ngebut bgitu,,maju aja deg2an..jadi akhirnya estuning pasrah sumerah,,dengan tak lupa konsentrasi penuh..
Tapi aku ingat filosofi seorang pilot: Dalam keadaan bagaimanapun, pilot harus tetap tenang… Yakinkan penumpang bahwa semua baik2 saja..
Oke, berangkat dari filosofi itu aku berusaha tenang dan meyakinkan penumpang di belakangku bahwa semua aman terkendali..

Aku: “Ceu, masih jauh gak tukang basonya? Sebelah mana?”
Sohib: “ Aduh, lieur gning, rame vsan…aku lupa..masih terus da asana teh”
Aku: “ terus? Ohh oke,,tapi lalaunan nya bisi kalewat” (padahal mah sieun ngebut heu)
Sohib: “ho oh..”

Ngeeeeng ngeeeeeeng ngeennng…kita terus melaju..dan tidak terasa kami melewati wilayah Puri Cibeureum,,,(perasaan ieu mah asa udah jauh)…Masih belum ada tanda2 amang bakso yang kami dambakan….Terus melaju lagi….dan tidak terasa di depan tampak wilayah pertigaan pasar..eitsss bentarrr,,,perasaan ini perbatasan cianjur-sukaraja…??
Aku:” ceu,,,sigana kita nyasar,,kejauhan…bukannya itu yang mau ke cianjur?? “
Sohib:” Ho oh bener, jauh teuing…kalewat sigana..muter balik weh…Bisa teu muterna?”
Aku dalam hati: (huhuhuhu,,,muter?? Di tempat yang ramai begini??? How come? I’m so panic)
Aku: “iya, kumaha deui.. qta coba weh,nuturkeun batur nu muter.”
Sohib:” awas lalaunan!!!”

Akhirnya aku mantapkan dalam hati,,oke,,kita muter di pertigaan di depan sana…Ya Allah..mudah2an aku gak salah jalan, n gak nabrak apa2..Bismillahirrahmanirrahim…
Akhirnya aku muter….perlahan2,,Alhamdulillah so far so good,,,terus perlahan.. dan setelah berhasil berputar….ALHAMDULILLAH,,salamet uy!!nuhun gustii!!…Aku tersenyum dibalik cadar,,eh maksudnya dibalik helm..dan aku semakin pede menancap gas..terus melaju…

Tiba2…
Ciiiiiiiit…..!!! Ada mobil angkot di depan yang ngerem semi-ngedadak..
Aku sedikit hilang kendali,,tapi tetap berusaha mengerem dengan kuat…
Sohib:”Awas ceu!!!”
Motor : Cekiiiiiit!!!
Tapi tak terhindarkan…dan
DUK!! Kepala motorku menabrak buntut angkot itu..

Sejenak kami sama2 terdiam. Jantung tidak karu2an..
Untungnya,, tidak ada korban jiwa.. Yang ada hanya korban perasaan,,dan badan gemetaran heu2..
Alhamduu…lillah..Terima kasih ya Allah..

Tak lama kemudian kamipun melaju lagi sambil tertawa-tawa.. tawa yang garing, tawa yang renyah.. tawa ketakutan…. karena tersadar bahwa perjalanan pulang masih sangat panjang, sama panjangnya dengan perjalanan berangkat tadi. MasyaAllah @_@

Tapi.. kami tidak boleh pulang dengan perut kosong, sia-sia pengorbanan yang sudah dilakukan,,,akhirnya kami memutuskan tetap mencari bakso tersebut… dan Alhamdulillah meski cukup tegang sepanjang perjalanan, kami temukan juga bakso idaman itu.. lalu kami makan dengan lahap sambil melepas ketegangan.. Walau selagi makan, masih terbayang sensasi ketegangan berikutnya yang akan kami hadapi dalam perjalanan pulang nanti..
Bakso.. tak pernah kubayangkan menemukanmu akan sesulit itu. Sampai kami terpaksa mempertaruhkan jiwa raga heu2.. Tapi semua itu menjadikanmu kenangan yang tidak terlupakan..
Tidak semua yang kita inginkan, bisa kita dapatkan dengan mudah. Bahkan hal yang sangat sederhana sekalipun. Tapi jangan khawatir, karena setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Mari menabung doa, agar setiap urusan dalam kehidupan qta, Allah berikan kemudahan. Allohumma yassir lanaa umuurona…Amien…

Iklan