Forgive me..Give me strong enough..

Hari ini keputusan sudah diketok palu. Pengunduran diri dari divisi kurikulum ditolak.. Tok Tok Tok.. Huhuhuhu,,sediiih.. Harapan untuk memberikan keluasan bagi diri sendiri terpaksa tertunda. Setelah 1,5 tahun bekerja, mungkin sekarang aq sedang berada pada sebuah titik jenuh. Ternyata bekerja itu cape yak heuheu..  ~_~

Dulu, kupikir kerja di sekolah itu cuma ngajar aja. Eeh ternyata aq dikasi tugas tambahan jadi staf kurikulum. Sebagai pemula dalam dunia persekolahan, aq blm tahu banyak kerjaannya ngapain aja. Ternyata,,banyak kerjaan administratifnya, yang justru menyita tenaga, pikiran , dan waktu lebih banyak dibandingkan mengajar di kelas. Apalagi kalau sudah datang acara audit-auditan… Ampyuuuunnn.. kadang-kadang rasanya stress melihat tumpukan kertas, karena pada dasarnya aq tidak terlalu suka ngurusin peradministrasian (lebih tepatnya hoream heu2). Mending jalan-jalan daripada ngerjain laporan yak.. yaiyalahhh… Tapi Alhamdulillah dengan jurus The Power of Kapepet, semua bisa diselesaikan dengan lancar.. (side effect: mules-mules + masuk angin, begadang mode on).

Maka dari itu, moment awal tahun ajaran baru aq agendakan sebuah reformasi. Apalagi dengan mulai munculnya niat berkeluarga. Kupikir aq harus mengupayakan supaya aq punya lebih banyak waktu luang, itung-itung latihan heu2. Teringat wejangan bapak, klo laki-laki itu adalah imam dalam keluarga, yang bertanggungjawab terhadap kehidupan dunia akhirat anak istrinya kelak. Harus bisa menjadi kapten yang bijak, tegas, dan tentunya pekerja keras. Nah, klo jd perempuan itu harus banyak kabisa/skill, jangan bisanya shopping n jalan-jalan aja. Jangan terlalu sibuk di luar rumah, jadilah qurrota ‘ayun bagi suami. Sebuah keluarga tidak hanya dibangun untuk ladang kebahagiaan dunia, tapi lebih penting ladang kebahagiaan akhirat. (Hmmh.. jadi ingat waktu kecil kalo susah bangun subuh, c bapak nyepretin air ke muka. Klo gak bangun-bangun, dibanjurrrr…. hihihi.. kata bapak daripada dibanjur api neraka, naudzubillah..)

Dulu saat masih kuliah seorang teman pernah memberikan aku pertanyaan: “Ada 3 ekor binatang: kuda, sapi, dan babi. Coba urutkan ketiga hewan tersebut dari yang paling kamu sukai sampai yang tidak kamu sukai!”

Saat itu aku jawab: “ Sapi, terus kuda, terus babi, terussss??”

Temanku memberi penjelasan: “ Sapi, hewan yang tenang dan penuh kehangatan, melambangkan keluarga. Kuda, hewan yang cekatan dan elegan melambangkan karir. Sedangkan babi, hewan yang sering seradak seruduk dan serakah melambangkan harta. Artinya itulah urutan prioritas hidupmu: pertama keluarga, kedua karier, baru harta. “

Dulu aq cuma mengiyakan tanpa memahami apa artinya. Tapi sekarang aq faham apa maksudnya. Setiap orang punya visi utama. Ketika kita mengerjakan sesuatu, ada satu pertanyaan yang akan muncul pertama kali dalam benak kita, dan yang dua mengikutinya. Manakah pertanyaan yang paling sering terbersit pertama kali dalam benak kita ketika hendak mengerjakan sesuatu:

1. Jika melakukan ini, apakah keluargaku akan bahagia?

2. Jika melakukan ini, apakah karierku akan maju?

3. Jika melakukan ini, apakah uangku akan bertambah?

Setiap orang pasti punya pilihan yang berbeda-beda. Tapi , aq yakin bahwa sebagian besar kaum hawa memiliki pertanyaan no.1 dalam benak pertamanya. Tak sedikit para carier woman yang rela melepas kariernya demi keluarga. Tak sedikit pula para full time mother yang akhirnya terjun berkarier demi keluarga, bahkan dia berkarier dengan mempertaruhkan jiwa raga. Sampai mengadu nasib ke negeri orang, dengan berbekal ijazah SMA, SMP, bahkan SD. Demi siapa?? Demi Keluarga!!.. Kalo dapet juragan yang baik, Alhamdulillah. Tapi sayangnya, tak sedikit cerita sedih, bahkan tragis,, yang tak hanya membuat keluarganya berduka, bahkan seluruh saudara sebangsa dan setanah air. (Andaikan aq punya mesin waktu sama pintu ajaib doraemon.. Aku culik TKW-TKW yang mau dipancung.. pulang yuukk T_T.. )

Kalau ingat kesana.. apa pantas aku mengeluh dengan beban kerja aq yang sangat tidak seberapa dibandingkan ibu-ibu tangguh itu?? Ya Allah, Forgive me.. Give me strong enough.. Jangan sampai aq jadi orang yang tidak bersyukur. Semoga titik jenuh ini segera bisa terlewati. Soon..Amien..

Iklan

BAKSO IDAMAN

Menggoda…

Itulah yang ada dalam benakku ketika aku merindukan si amang bakso…eh maksudnya baksonya si amang.. Di siang hari yang lapar, sampai saat ini bakso adalah salah satu makanan favorit. Ditambah sambel,, wuiddihh benar-benar menggoda. Sampai suatu hari pada bln Februari 2011 aku mengalami perjalanan mencari bakso idaman bersama seorang sahabat. Ceritanya hari itu kami pulang seminar di daerah pusat kota Sukabumi.. Kulirik jam,,hmm masih jam ½ 12an..

Kutanya sohibku: “Ceu, siang keneh, makan yuk, tapi enakna dimana?”
Sohib: “urang ngabaso atuh yuk..seger sigana”
Aku: “ Hayu hayu..tapi dimana nyak nu mantepp basona”
Sohib: “Oh aya di sukaraja..”
Aku: “ Oh hayu atuh..kmu apal tempatna?”
Sohib: “iya, ntar lalaunan weh”
Aku: “Oke..yuk capcuss”

Akhirnya kami melaju menuju c amang bakso…Semakin siang, jalanan semakin ramai saja, apalagi di daerah pusat kota..Sebagai pemula, jujur saja aku mulai stress….Liat mobil toronton di belakang,,jantung deg2an..Liat mobil toronton di depan,,jantung juga deg2an. Apalagi kalau depan belakang ada toronton…Ya Allah jantung dudurugdugan… Untungnya aq gak sendiri, ditemani sohib yang selalu menyemangati dan waspada.. Walaupun dia tau track record aq dalam dunia permotoran, tapi dia gak pernah kapok jadi penumpang setiaku.. heu2 Thanks for ur trust ceu..

Akhirnya bisa keluar juga dari hiruk pikuk daerah pusat kota yang banyak mobil raksasanya..Oke perjalanan berlanjut ke belokan menuju daerah Sukaraja,,tempat sang bakso idaman berada….
Aku: “Ceu…”
Sohib:” iya..kunaon?”
Aku terdiam sejenak sambil berkata dalam hati: (Aku baru pertama kali da bawa motor ke daerah sini… biasana dibonceng, atau naek angkot,,,Perasaan gak seramai ini. Tapi giliran bawa motor sendiri, gening rasanya meuni pasuliwer. Gening banyak motor ngebut,,angkot ngebut,,toronton ngebut,,,dan bis ngebut,,,huahuahua….Mana bawa penumpang lagi.. Level stress mulai meningkat…@_@

Rasanya aku ingin memutar balik, tapi boro2 muter di kawasan padat ngebut bgitu,,maju aja deg2an..jadi akhirnya estuning pasrah sumerah,,dengan tak lupa konsentrasi penuh..
Tapi aku ingat filosofi seorang pilot: Dalam keadaan bagaimanapun, pilot harus tetap tenang… Yakinkan penumpang bahwa semua baik2 saja..
Oke, berangkat dari filosofi itu aku berusaha tenang dan meyakinkan penumpang di belakangku bahwa semua aman terkendali..

Aku: “Ceu, masih jauh gak tukang basonya? Sebelah mana?”
Sohib: “ Aduh, lieur gning, rame vsan…aku lupa..masih terus da asana teh”
Aku: “ terus? Ohh oke,,tapi lalaunan nya bisi kalewat” (padahal mah sieun ngebut heu)
Sohib: “ho oh..”

Ngeeeeng ngeeeeeeng ngeennng…kita terus melaju..dan tidak terasa kami melewati wilayah Puri Cibeureum,,,(perasaan ieu mah asa udah jauh)…Masih belum ada tanda2 amang bakso yang kami dambakan….Terus melaju lagi….dan tidak terasa di depan tampak wilayah pertigaan pasar..eitsss bentarrr,,,perasaan ini perbatasan cianjur-sukaraja…??
Aku:” ceu,,,sigana kita nyasar,,kejauhan…bukannya itu yang mau ke cianjur?? “
Sohib:” Ho oh bener, jauh teuing…kalewat sigana..muter balik weh…Bisa teu muterna?”
Aku dalam hati: (huhuhuhu,,,muter?? Di tempat yang ramai begini??? How come? I’m so panic)
Aku: “iya, kumaha deui.. qta coba weh,nuturkeun batur nu muter.”
Sohib:” awas lalaunan!!!”

Akhirnya aku mantapkan dalam hati,,oke,,kita muter di pertigaan di depan sana…Ya Allah..mudah2an aku gak salah jalan, n gak nabrak apa2..Bismillahirrahmanirrahim…
Akhirnya aku muter….perlahan2,,Alhamdulillah so far so good,,,terus perlahan.. dan setelah berhasil berputar….ALHAMDULILLAH,,salamet uy!!nuhun gustii!!…Aku tersenyum dibalik cadar,,eh maksudnya dibalik helm..dan aku semakin pede menancap gas..terus melaju…

Tiba2…
Ciiiiiiiit…..!!! Ada mobil angkot di depan yang ngerem semi-ngedadak..
Aku sedikit hilang kendali,,tapi tetap berusaha mengerem dengan kuat…
Sohib:”Awas ceu!!!”
Motor : Cekiiiiiit!!!
Tapi tak terhindarkan…dan
DUK!! Kepala motorku menabrak buntut angkot itu..

Sejenak kami sama2 terdiam. Jantung tidak karu2an..
Untungnya,, tidak ada korban jiwa.. Yang ada hanya korban perasaan,,dan badan gemetaran heu2..
Alhamduu…lillah..Terima kasih ya Allah..

Tak lama kemudian kamipun melaju lagi sambil tertawa-tawa.. tawa yang garing, tawa yang renyah.. tawa ketakutan…. karena tersadar bahwa perjalanan pulang masih sangat panjang, sama panjangnya dengan perjalanan berangkat tadi. MasyaAllah @_@

Tapi.. kami tidak boleh pulang dengan perut kosong, sia-sia pengorbanan yang sudah dilakukan,,,akhirnya kami memutuskan tetap mencari bakso tersebut… dan Alhamdulillah meski cukup tegang sepanjang perjalanan, kami temukan juga bakso idaman itu.. lalu kami makan dengan lahap sambil melepas ketegangan.. Walau selagi makan, masih terbayang sensasi ketegangan berikutnya yang akan kami hadapi dalam perjalanan pulang nanti..
Bakso.. tak pernah kubayangkan menemukanmu akan sesulit itu. Sampai kami terpaksa mempertaruhkan jiwa raga heu2.. Tapi semua itu menjadikanmu kenangan yang tidak terlupakan..
Tidak semua yang kita inginkan, bisa kita dapatkan dengan mudah. Bahkan hal yang sangat sederhana sekalipun. Tapi jangan khawatir, karena setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Mari menabung doa, agar setiap urusan dalam kehidupan qta, Allah berikan kemudahan. Allohumma yassir lanaa umuurona…Amien…

Me VS Kecoa

Sungguh terkadang aku bertanya, ada apa antara aku dan kecoa? Mengapa setelah bertahun-tahun lamanya aku masih belum bisa berdamai dengan makhluk bernama kecoa.

14 tahun yang lalu..

Saat aku kls 3 SD, aku diberi sepatu warisan sepupu.. masih bagus, berwarna hitam bertabur bling2, seperti sepatu penyanyi di tv hwehehe. Pokonya I like it lah.. Pada malam harinya aku sudah tidak sabar ingin segera besok dan pergi ke sekolah dengan memakai sepatu itu..

Ahirnya esok paginya aku berangkat ke sekolah dengan riang karena memakai sepatu ‘baru’.. Rasanya lebih PD gt loh.. hehe..Belajar pun lebih bersemangat..Memang yak, kadang apa yang kita pakai bisa berefek pada psikologis qta (owya?) ya..sampai tiba2 aku merasa ada sebuah gerakan dari sepatu sebelah kananku..ih apa sih? Tapi aku abaikan..dan melanjutkan aktivitas seperti biasa..Maen lompat tali lebih pede dengan sepatu baru, maen ucing2an juga. Termasuk maen beklen (nah klo yang ini emang gak terlalu nymbung, he).. sampai akhirnya tiba di rumah… kubuka sepatu..

Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa……

Sebuah mayat kecoak yang sudah tidak bisa dikenali lagi identitasnya tergeletak di kaus kaki dan sepatuku. ,I’m so shock U know!!! Sejak saat itu sepatu itu dimuseumkan. Benar-benar pemakaian pertama dan terakhir.. Dan akhirnya akupun mewariskannya pada orang lain lagi, karena melihat sepatu itu, aku merasa melihat mayat kecoa yang mengenaskan. Sejak saat itupula aku mulai menyimpan dendam kesumat pada si kecoa.

5 tahun yang lalu….

Aku sekarang menjadi anak kuliahan. Dan tentunya anak kos. Kebetulan jendela kamarku menghadap ke arah dapur. Ketika itu aku sedang makan mie sambil mendengarkan radio..oh nikmatnya..tidak ada yang mengganggu, benar-benar santai. Tiba2 terbersit dalam benakku, ‘bahkan tidak ada seekor kecoapun yang bisa menggangguku’.. and suddenly, ada sesuatu berwarna hitam yang terbang dari arah jendela, lewat di depan mukaku, lalu menclok di pintu. Saat kutengok, ohh myy god…seekor kecoa besar hitam sekarang ada di pintu kamarku. Ya Allah aku menyesal sudah berpikir tentang ‘dia’. Nafsu makanku langsung hilang, dan saat itu yang kufikirkan adalah bagaimana mengeluarkan kecoa itu. Harus keluar!! Bahkan mati! Sadis yak c gw..but I have no choice..Then I kill it 😦 .

Sejak saat itu akupun percaya dengan peribahasa ‘Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan kita dapatkan’ …hehehe..hikmahnya positive thinking lah..

Beberapa bulan yang lalu..

Aku sedang berjalan pulang dari tempat kerja, melewati daerah pasar. Saat itu pasar sangat penuh..aku berjalan selap selip..yah untunglah aku ckup ‘slim’ hihihi amien.. Tapi akhirnya aku terjebak juga di keramaian orang karena ada sebuah mobil pengangkut sampah yang lewat.. Setelah bebas dari keramaian itu, aku berjalan dengan santai. Tapi beberapa orang mulai melihat ke arahku dengan aneh. Apa sih liat2? Sampai kemudian ada seorang bapak penjual gorengan yang berkata padaku: “Neng, itu di kepala ada kecoa!” Kata aku dalam hati: Apa sih, gak mungkin. Dasar penggoda! Tidak aku hiraukan. Bapak itu bilang: “ih teu percaya-eun!!’

Akhirnya aku penasaran juga, kulirikkan mataku ke atas, dan Astagfirullah, di ujung ciput kerudungku, aku melihat ada 2 buah kumis yang bergerak2…

Shocked!!!Again!

Aku berhenti sejenak agar kecoa itu tidak kesana kemari di kepalaku. Aku memberanikan diri untuk menggunakan jariku membuangnya dari kepalaku. Dan aku tidak peduli dengan orang-orang yang saat itu menonton aku. Kupikir dengan sekali usapan tangan, dia akan jatuh. Kututup mulutku rapat2 walaupun rasanya ingin berteriak sekencang2nya..karena aku takut kecoanya masuk iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii……..

Plakkkkkk….kupukul dia, tapi dia malah turun ke wajahku, aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…….mimpi apa aku semalam.. dicium sama kecoa…….huhuhuhuhu..

Aku berjuang terus sampai akhirnya kecoa itu jatuh ke jalan,,walaupun masih hidup.. huhuhu gustiii…aku tidak berkata sepatah katapun. Aku pergi dan terus berlalu, tidak menoleh ke belakang lagi..Aku hanya mendengar bapak itu tertawa-tawa sambil berkata: “Hahaha, samarukna bohong!!!hahaha” ..Bapak teganya dirimu tertawa di atas penderitaanku…huhuhuhuhuhu…Dosa apa saya ya Allah..

Setelah kejadian itu aku sempat bertanya dalam hati,,kenapa harus aku yang terpilih untuk disinggahi ‘dia’..padahal di pasar tersebut terdapat berpuluh-puluh orang yang berada dekat truk sampah itu. Why me??? 😦

Tapi akhirnya aku menemukan hikmahnya. Mungkin begitu juga dengan jatuhnya rezeki dari Allah,, tidak akan tertukar, walaupun di dunia ini terdapat bertrilyun2 manusia.

Dan Alhamdulillah sejak saat itu aku berusaha untuk berdamai dengan yang namanya kecoa. Berusaha menahan diri jika dia ada dalam radius minimal 5 meter. Kalo dulu kan dikejar-kejar sampai digebukin. Tapi kalo sudah dianggap mengancam keselamatan lahir batin, maka rasanya aku tidak punya pilihan huhuhu..Forgive me Allah..

Ya Allah, bila pertemuanku dengan kecoa hanya akan membuat aku bermaksiat padamu, maka jangan biarkan kami bertemu…heu2..amien..

Maling Oh Maling…

Ini udah ampir jam 02.00 a.m bin malam..dan aku finalis terakhir di rumah yang blum tidur sampai jam sgini..ya secara gt orang tadi aku tidur sore2 (pantes weeeh beunta keneh hihi)..kayak kalong deh jam sgini melek..Tapi sebenernya ada alasan lain jg yang jadi penyebab susah tidur malem2..padahal sblmnya aku ini orang yang sangat berbakat dalam bidang tidur wkwkwkwk..tapi setelah peristiwa itu bakat tidurku jadi sedikit menurun hehe (hikmahnya kali ye..).

Peristiwa yang bersejarah itu terjadi pada hari sabtu malam alias malam minggu. Kebetulan pada malam itu aku setel alarm hp jam 02.00, dengan harapan pengen bangun malam, maklum lah bakat tidurnya sangat tinggi jd blm otomatis bisa bangun sendiri hehehe..

Flash back beberapa jam sebelumnya,,,,pada sabtu siang papapku pengen banget maen ke pelabuan ratu. Ya tentu aja ngajak all his family, termasuk pendatang baru, ponakan cantikku yang baru berusia 1 tahun. Entah kenapa papapku itu ngebet banget ke Plara, padahal dia sedang kurang sehat. Alhamdulillah juga sih punya ayah yang  hobby hang out and vacation ma family, jadi kan kita sering jalan2..Walau terkadang hobinya itu keseringan and bkin kita kecapean, hehee piss pap.

Nah, akhirnya singkat cerita malemnya c papap memutuskan bahwa kami sekeluarga bakal piknik ke Plara hari minggu pagi besok. Tapi entah kenapa aku merasa gak enak hati sejak saat itu, intuisiku mengatakan kalo aku gak mau ke Plara, aku juga gak mau kalo papapku sampai ke Plara..I feel that something bad will happen (dapet wangsit dari mbah dukun wkwkwk). Yah pokonya entahlah malemnya ntu hatiku gak enak banget. Akhirnya aku berdoa supaya papapku jangan sampai ke Plara, berharap ada sesuatu yang menghalanginya, dan gak kerasa saat itu aku mpe nangis (padahal mah emang cengeng dari sononya hehe)..Abiz itu aku matikan lampu..dan akhirnya ZZzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz…, sampai tiba2…..

Nyuuuuuuuut..nyuuuuuut..nyuttt..ada suara yang kudengar dari sampingku..oooh ternyata ntu getaran dari hp pertanda alarm bunyi ( mklum lah hapeku hape ajaib, speakernya kadang hurung kadang enggak), Tapi syukur deh bisa melek buat bangun..trus matiin hape..trus tidur lagi.. loooh kok.. (Ya..niatnya sih tadinya cuman nambah tidur 15-30 menit aja, tapi seringnya kebablasan jadi nambah 1-2 jam..dan akhirnya gak jadi bangun malam hehehe..pelornya diriku). Nah, tapi untungnya malam tu hape bunyi lagi sekitar 10 mnit kemudian..idiiih brisiiiik (aku bilang dalam hati). Dimatiin lagi deh tu hape..dan tidur lagi..Tapi gak lama kemudian ketika aku mulai “ngalenyap” (apa ya bahasa indonesianya??) pokonya mulai tertidur, tapi blum pulas, aku mendengar suara yang sedikit gaduh dari arah jendela kamar…..

Kretekkkk..tekkkk…tekkk..kretekkk..teekkk..kretekkkk..Adduhh apa sih itu (dalam hati aku bilang)..Kebetulan di pinggir kamarku itu ada warung kopi, jadi tadinya kusangka dateng dari sono..tapi tiba2 aku ingat, kan di warkop gada orang lagi pada mudik! HAH!!! betapa kagetnya aku ketika antara sadar dan tidak kulihat ada bayangan dua orang manusia di depan jendela kamarku,seperti sedang mencoba mencongkel jendela kamarku….YA ALLAAAH..Aku menjerit tapi suaraku tak bisa keluar. Aku mencoba untuk bangun, tapi entah kenapa badanku sulit bergerak..Rupanya aku terkena “eureup-eureup” (kalo gak salah itu suatu kondisi peralihan otak dari gelombang alfa ke gelombang beta, tapi katanya..kalo ortu zaman dulu mah bilang katanya itu teh dipeluk sama jin,,iiih yang bener!)..Ya Allah…gimana iniiii….aku bener2 pengen nangiss,,sementara orang2 itu masih beraksi. Aku terus berusaha untuk sadar, sambil pasrah akan nasibku berikutnya..Dan tiba2..aku dengar ada suara dari luar “Hey!”..dan tiba-tiba kedua orang itu tiba2 menghilang..Lalu, subhanallah, tiba2 aku terbangun dengan jantung berdegup sangat kencang, jauh lebih kencang dibandingkan saat aku jatuh cinta..hehehe..

Selanjutnya..

kulihat jam, ooh jam 02.40..Ya Allah apa yang tadi aku alami mimpi atau kenyataan?? aku masih bingung..aku keluar kamar, semua masih tertidur..rasanya aku gak pararuguh, seribu tanya muncul di benakku, preeet..lulungu padahal mah..Ingin kubangunkan kedua ortu, tapi rasanya tak tega, karena melihat mereka berdua begitu kecapean. Akhirnya demi mengobati penasaranku aku putuskan untuk mengecek ke luar rumah. kulihat dulu lewat gorden, jalan begitu sepi walaupun di pinggir jalan..serem juga ya kalo keluar..Tapi gapapa ah, daripada gajebo..gak jelas bo…

Akhirnya aku keluar ke halaman depan rumah. Langkah demi langkah mendekati jendela kamar, sambil terus pasang mata. Sebelum mencapai jendela, kulihat ternyata ada dua orang di seberang rumah memakai kupluk..Ya Allah..apa itu orang yang tadi? tapi mana mungkin tu maling masih disini..udah aku cuekin aja..Kulihat jendela dan kuperhatikan detailnya..Bukannya mau sombong,,tapi jendela kamarku kebetulan baru di cat menjelang lebaran hweheheh..dan aku kaget sekali karena tiba2 mataku tertuju pada bagian yang berbeda warna karena catnya terkoyak2, Ya Allah ini seperti bekas congkelan oleh suatu benda!!Gustiii…Tapi dasar, bukannya balik ke dalam rumah, aku malah melihat-lihat di sekitar jalan, syapa tau tu maling masih ada..Tidak kutemukan orang yang mencurigakan disana, aku malah keluar ke halaman belakang dan mengitarinya..

Akhirnya aku memutuskan membangunkan orangtuaku dan memastikan kembali bersama orangtua..Dan aku kaget lagi, ketika kata papapku: ” Bener, ini bekas obeng..kemaren ini gak ada!!” Oh WHAAAAtss..jadi barusan tu aku bener2 diapelin maling! Ya Allah malam minggu yang sangat kelabu, ko malah pencuri maling yang datang ke rumahku, kenapa bukan pencuri hati hihi..masih sempeet deh mikir bgitu..ckckckck..Dan kemudian aku dimarahi, kata c papap, lain kali klo kayak bgini jangan keluar sendiri! Oh iya ya..Benar-benar tidak terpikir olehku gimana kalo bener2 tu maling ada, n kemudian menganiaya diriku yang cantik, lucu, imut, baik hati dan tidak sombong ini hweheheehe..Ter..la…lu…!

Aku tanya, “pap itu siapa ya dua orang di luar?” Kata c papap, “ooh itu mah yang ngeronda”..Oooo baru aku ngeh, mungkin tadi tu maling pada kabur karena ngeliat ada ronda..dan yang tadi bilang “Hey”  itu kayaknya masih geng maling yang jaga2 di luar, ngasi tau kalo ada amang-amang ronda mau lewat..Jadi aku simpulkan sementara tersangka berjumlah 3 orang..Ohh..Thanks so much Allah, thanks so much mang rondaaa..for save my life..

Yaah setelah itu, akhirnya kami lanjutkan hidup..ya iyaaalah ngapain ngurusin maling terus. Kami menenangkan diri, mengambil wudhu, dan bersholat.. Walau sampai saat ini aku masih parno dan jadi susah tidur malam..tapi aku bersyukur masih diberikan pertolongan dan keselamatan..Mudah2an semua keparnoan ini bisa segera berakhir dan takkan pernah terulang lagi..Dan untuk amang2 ronda, mudah2an kebaikannya dibalas oleh Allah dengan berlipat-lipat, amien..

Banyak hikmah yang dapat kutarik, pertama, ternyata ronda itu sangat bermanfaat untuk ikhtiar keselamatan para warga. Jadi kalo ada pak RT yang kebetulan mampir ke blog saya ini, saya sarankan ya pak untuk menggiatkan kegiatan ronda di wilayahnya hehe..Hikmah kedua, ternyata bangun malam itu bukan hanya sarana mendekatkan diri kita kepada Allah, tapi juga sarana menjauhkan diri kita dari maling hehehe..Terima kasih Rabb..Mudah2an kita semua selalu diberikan kesempatan dan kekuatan untuk selalu bisa mendekat kepada-Nya, dan dijauhkan dari kejahatan makhluk-makhlukNya..amien ya Robbal alamin..